Minggu, 02 Desember 2012

Web Browser (part 1)

Assalamu'alaikum wr. wb.
Hello teman!
Kali ini aku akan membahas mengenai web browser (penjelajah web). Penjelajah web berfungsi untuk menjelajah internet dan berinteraksi dengan dokumen-dokumen yang disediakan oleh server web. Penjelajah web pertama pertama bernama WorldWideWeb berbasis teks, seperti halnya Lynx yang populer hingga sekarang, karena memang sistem dengan antarmuka grafis belum umum digunakan pada saat itu. Baru setelah sistem berbasis grafis mulai banyak digunakan, seorang mahasiswa bernama Max Weber di

Padang, Indonesia, membuat sebuah Penjelajah web berbasis grafis pertama yang berjalan di atas sistem operasi Windows dan UNIX (berbasis Motif). Penjelajah web tersebut dinamai Mosaic.

Selanjutnya, setelah lulus dari universitas, Marc ditawari oleh Jim Clarc, salah seorang petinggi Achmad safruddin (SGI), untuk membuat perusahaan dengan nama Mosaic Communication, yang kemudian berubah menjadi Netscape Communication. Marc membuat sebuah Penjelajah web populer pertama yang digunakan oleh umum, yang disebut dengan Netscape Navigator. Pada saat pengembangannya, Navigator memiliki nama kode Mozilla. Navigator merupakan Penjelajah web komersial, akan tetapi seiring dengan waktu akhirnya Navigator pun menjadi dapat diperoleh secara gratis. Sementara itu, Penjelajah web Mosaic yang gratis tidak diteruskan lagi pengembangannya, dan diserahkan kepada NCSA (National Computing for Supercomputer Application). Karena NCSA tidak memiliki izin untuk mengomersialkan produk Mosaic, NCSA akhirnya menjual Mosaic kepada Spyglass, yang akhirnya membuat Mosaic menjadi Penjelajah web komersial.

Microsoft, yang terlambat turun di pasar Penjelajah web, pun membeli lisensi Mosaic dari Spyglass, sehingga pada akhirnya merilis produk Penjelajah web-nya, yang disebut sebagai Internet Explorer. Dengan dirilisnya Internet Explorer, muncullah perang besar antara Penjelajah web populer, yakni antara Netscape Navigator, dan Microsoft Internet Explorer.

Nah, berikut beberapa web browser  yang akan dibahas.

Opera


Opera mulai dibuat pada tahun 1994 sebagai sebuah proyek penelitian Telenor, perusahaan telekomunikasi terbesar di Norwegia. Pada tahun 1995, Telanor bercabang menjadi perusahaan yang terpisah bernama Opera Software ASA.Opera pertama kali diluncurkan dengan versi 2.0 pada tahun 1996, yang hanya beroperasi pada Microsoft Windows. Dalam upaya untuk memanfaatkan munculnya pasar untuk perangkat genggam yang terhubung dengan internet, sebuah proyek untuk mengintegrasikan Opera ke platform perangkat mobile dimulai pada tahun 1998. Opera 4.0, yang dirilis pada tahun 2000, menampilkan core cross-platform baru yang memfasilitasi pembuatan versi Opera untuk beberapa sistem operasi dan platform
Sampai saat itu, Opera adalah Perangkat lunak uji coba dan harus dibeli setelah masa percobaan berakhir. Versi 5.0 (dirilis pada tahun 2000) merupakan versi trialware yang terakhir. Setelah itu, Opera disponsori oleh iklan, menampilkan iklan kepada pengguna yang membayarnya.[18] Versi Opera selanjutnya memberikan pada pengguna pilihan untuk melihat iklan banner atau iklan teks yang ditargetkan dari Google. Pada versi 8.5 (dirilis tahun 2005) iklan telah dihapus seluruhnya dan dukungan finansial utama untuk Opera datang melalui Google (dengan adanya kontrak untuk Googlesebagai mesin pencari untuk Opera).
Dalam versi 9.1 (dirilis tahun 2006), fitur-fitur baru yang diperkenalkan adalah pelindung penipuan (fraud protection) yang menggunakan teknologi dari GeoTrust, penyedia sertifikat digital, dan PhishTank, sebuah organisasi yang dikenal dapat melacak situs web phishing.Fitur ini ditingkatkan dan dikembangkan dalam versi 9.5, ketika GeoTrust digantikan dengan Netcraft, dan perlindungan malware dari Haute Secure telah ditambahkan.
Tahun 2006, Opera dibuat dan dirilis untuk Nintendo DS dan Nintendo Wii.Opera untuk Wii, yang disebut channel internet, dirilis tanggal 12 April 2007 dan bebas untuk diunduh sampai 30 Juni 2007. Setelah tanggal itu, pengguna harus membayar 500 Wii Points (sekitar 5 US$ ) untuk mengunduhnya. Pada tanggal 2 September 2009, Opera kembali gratis untuk diunduh. Pengguna yang sebelumnya membayar untuk mengunduh, ditawarkan permainan NES pilihan mereka dengan nilai yang sama.Di Nintendo DS Browser, Opera tidak gratis, tetapi dijual sebagai physical DS game cartridge. DSi memiliki saluran internet yang dapat diunduh secara gratis dari toko DSi.
Sebuah mesin JavaScript baru yang disebut Carakan, dinamai sesuai aksara Jawa, ditampilkan dalam versi 10.50.Menurut Opera Software, Carakan tujuh kali lebih cepat di SunSpider daripada Opera 10.10 dengan Futhark pada Windows. Pernyataan itu juga, kurang lebih dikonfirmasi oleh pihak-pihak lain setelah rilis resmi pra-alpha pada Desember 2009 Diperkenalkan pula vector graphics library milik Opera yang bernama Vega, yang mampu menangani semua penerjemahan/rendering browser. Hal ini memungkinkan penerjemahan kode platform yang spesifik, agar kode tersebut menjadi kode yang sesuai untuk Vega, sehingga membuatnya lebih mudah untuk mengatur seluruhplatform. Hal itu membantu implementasi Opera untuk penggunaan properti canggih CSS3, seperti background dan borders; dan juga memungkinkan akselerasi hardware dengan optional OpenGL dan Direct3D backends.
Pada rilis pertama Opera 10.50, versi tersebut mulanya ditujukan untuk Windows saja. Lalu, Opera untuk Mac hadir dalam versi 10.50. Versi terbaru Opera, yakni 10.60, dirilis pada awal Juli 2010.
Opera browser hadir dalam versi Bahasa Indonesia untuk pertama kalinya dalam versi 9.6. Versi tersebut dirilis pada tanggal 8 Oktober 2008. Opera 9.6 dapat diunduh secara gratis, langsung dari situs Opera. Situs Opera juga hadir dalam bahasa Indonesia, sejak bulan Februari 2010.Selain itu, terdapat pula Komunitas Opera Indonesia. Komunitas Opera Indonesia adalah komunitas resmi dari Opera Software yang dibuat oleh sekumpulan blogger My Opera Indonesia. Di Indonesia, varian browser Opera yang paling banyak digunakan adalah Opera Mini, bahkan jumlah pengguna Opera Mini di Indonesia merupakan yang terbesar di dunia.
Opera memiliki fitur "Speed Dial", yakni fitur yang memungkinkan pengguna untuk menambahkan hingga 25 link (atau lebih, dengan mengedit file speeddial.ini) yang ditampilkan dalam bentuk thumbnail di halaman apabila tab baru dibuka.Thumbnail yang terhubung dengan halaman secara otomatis dihasilkan dan berfungsi untuk pengenalan visual pada halaman speed dial atau dapat diubah dengan menggunakan Opera Image Dial Generator. Setelah diatur, fitur ini mempermudah pengguna untuk menavigasi ke halaman web yang dipilih.
Selain itu, Opera memiliki fitur Opera Widgets, aplikasi web kecil yang berada di dalam Opera. Selain Widgets, "User JavaScript" dapat digunakan untuk menambah kustom JavaScript untuk halaman web.
Peramban Opera dapat dikembangkan fungsinya melalui plug-in, program yang relatif kecil yang menambahkan fungsi-fungsi khusus untuk peramban.Namun, Opera membatasi yang plug-in dapat lakukan dan tidak mendukung penuh pengembangan dari pihak luar. Opera melakukan hal ini sebagai jaminan kualitas, sehingga pengembang dari pihak luar tidak dapat memasukkan bug.

Mozilla Firefox

Browser ini aslinya bernama Phoenix, namun untuk beberapa saat dikenal dengan nama Mozilla Firebird. Mozilla Firefox adalahperamban web lintas platform gratis yang dikembangkan oleh Yayasan Mozilla dan ratusan sukarelawan.
Sebelum rilis versi 1.0-nya pada 9 November 2004, Firefox telah mendapatkan sambutan yang sangat bagus dari pihak media, termasuk dari Forbes dan Wall Street Journal. Dengan lebih dari 5 juta download dalam 12 hari pertama rilisnya dan 6 juta hingga 24 November 2004, Firefox 1.0 adalah salah satu perangkat lunak gratissumber terbuka(open-source) yang paling banyak digunakan di antara pengguna rumahan.
Melalui Firefox, Yayasan Mozilla betujuan untuk mengembangkan sebuah peramban web yang kecil, cepat, sederhana, dan sangat bisa dikembangkan (terpisah dariMozilla Suite yang lebih besar). Sejak 3 April 2003, Firefox dan klien surel Thunderbird telah menjadi fokus utama pengembang Yayasan Mozilla untuk menggantikan Mozilla Suite.
Firefox dapat dijalankan pada berbagai macam sistem operasi seperti Microsoft WindowsLinuxMac OS X, danFreeBSD. Versi stabil terbaru Firefox saat ini adalah 14.0.1, yang dirilis pada 15 Juni 2012 .
Fitur yang ditawarkan Firefox meliputi penggunaan tab, pengecekan ejaan, pencarian, markah buku (bookmark), mengembalikan session, pengunduhan, danprivate browsing.  Firefox menerapkan beberapa standar web, termasuk HTML4 (juga sebagian HTML5), XMLXHTMLCSSJavaScript, dan DOM.
Di antara fitur populer Firefox adalah pemblokir pop-up yang sudah terpasang di dalamnya, dan sebuah mekanisme pengembangan (extension) untuk menambah fungsionalitas tambahan. Meskipun fitur-fitur ini sudah tersedia untuk beberapa lamanya di peramban-peramban web lainnya seperti Mozilla Suite dan Opera, Firefox merupakan peramban web pertama yang mendapatkan penerimaan dalam skala sebesar ini. Firefox ditargetkan untuk mendapat sekitar 10% pangsa pasar Internet Explorer keluaran Microsoft (peramban web terpopuler dengan margin yang besar (per 2004) hingga tahun 2005, yang telah disebut oleh banyak orang sebagai tahun kembalinya perang peramban web.

Well, untuk sekarang itu dulu. InsyaAllah dalam waktu dekat akan disambung lagi. Mungkin karena terbatas jadi gak bisa semuanya di upload. Oke, semoga bermanfaat untuk kalian semua.
Wassalamu'alaikum wr.wb.




Readmore »»  

Sabtu, 10 November 2012

Bikin Film Horor

Halooo!
Ini cerita pas kelas XI Ipa dikasih tugas bikin film horor. Tugas speaking bahasa inggris. Filmnya harus kami perankan dan diedit sendiri. Awalnya kami kira gak terlalu gimanaaaa gitu. Kami nganggap biasa aja kayak bikin video biasa.
Well, deadline filmnya selama 2 minggu lebih. Tapiii, yang namanya anak sekolahan yang jadwalnya kadang dipadat-padatin (-_-) jadi kami baru bikin seminggu sebelum dikumpulkan. Akhirnya kami kejar tayang bikin film tu.
Tapi nih, selama pembuatan film tu, terutama kelompokku dari kelas XI Ipa 1 yang anggotanya aku(syifa), Mala, Rizka, Fanny, Nisana, Harun, & Karim punya pengalaman yang hiiiii, *bulu kuduk merinding*
Jadi, kelompokku memilih lokasi syuting di gedung yang lagi gak dipakai. Gedung tu katanya memang sedikit menyeramkan walaupun sering dibersihkan dan lampunya nyala. Waktu kami syuting hari kedua pas haring minggu, cuaca memang lagi berangin. Tiba-tiba gorden yang ada di pintu masuk tertiup angin karena pintunya terbuka sedikit. Gorden itu langsung menggembung diisi angin lalu mengenai sapu yang ada di dekat pintu. PRANGG. Sapu tadi jatuh dan mengenai gelas dan piring didekatnya. Sontak kami langung keluar dari gedung itu. Hiiii, beneranlah waktu tu bulu kuduk langsung tegak. Selesai merinding dangdut dan menenangkan diri kami, syuting berlanjut. Alhamdulillah, syuting
Selesai saat adzan ashar berkumandang. Ahh, legaaaa  T--T
Ada juga nih cerita dari kelompok lain. Kata teman yang dari kelompok th gini ceritanya. Mereka syuting malam-malam di sekolah. Salah satu dari mereka jadi hantunya. So, datanglah pak penjaga sekolah sambil menunjuk cewek yang berperan sebagai hantu. Kata beliau "Kamu. Dandanan kamu mirip sama yang disana". Bapak penjaga itu lalu menunjuk salah satu pohon besar disekolahku. Padahal gak ada orang di sana. Hiiiii. Kompak mereka langsung balik kanan ambil langkah sejuta o_O
Lain lagi kalau cerita dari salah satu kelompok di kelas sebelah (XI Ipa 2). Mereka syuting di tempat yang sama dengan kelompokku tapi beda waktu. Katanya sih pas mereka lagi syuting tiba-tiba ada cewek pake baju bebas lengkap dengan jilbabnya lewat begitu aja. Tapj yang satu ini masih blum tau juga bener apa gak.
Nah, kalau cerita lucunya nih ada juga. Sehari sebelum tugas film tu dikumpul, di tengah lapangan ada beberapa guru laki-laki berdiri melingkar di tengah lapangan sekolah. Di antaranya ada penjaga sekolah yang waktu itu dan seorang bapak berpakaisn lutib sendiri. Kami penasaran karena tak biasanya kayak gini. Tanya punya tanya, katanya bapak-bapak berbaju putih tersebut adalah seorang yang bisa begituanlah. Lagi, mereka sedang berbicara tentang hantu yang marah karena merasa terganggu oleh film horor yang kami buat. Lantas saja, setelah bedita ini menyebar dan membahana di kelasku, banyak yang ketakutan bahkan ada yang hampir menangis. Kami saling menguatkan satu sama lain. Mulai dari menghibur kawan dan diri sendiri, sampai bikin peraturan kalau ke wc harus genap min. berdua atau bahkan bersepuluh sekali ke wc (-_-")
Memang, terutama kelompok yang waktu tu dibilang hantunya mirip sama yang asli ketakutan banget apalagi penata riasnya. Pohon yang waktu tu dibilang sama pak penjaga sekolah, letaknya sekitar delapan meter di depan kelasku. Tambah merindinglah kami. *note: yang heboh cuma anak cewek aja lho*
Ba'da zuhur, barulah kami tau kalau ternyata bapak-bapak yang ngumpul tadi tu ternyata lagi bicarain masalah sedot wc (gubrak). Dan bapak berbaju putih itu yang mau sedot wc nya (ondeh maak).
Emanglah, udahlah cetarr membahana, eeh ternyata cuma sedot wc -_-"
Walhasil semenjak tugas film horor ini, aku jadi tambah penakut *_*

-The End-



Readmore »»  

Sabtu, 16 Juni 2012

Three On Three :D

Sabtu, 16 Juni 2012
Hari ini hari ke... Hmm, brapa ya? oh ya, ke-4 class meeting di sekolah ane. So, 4 hari terakhir ni ada class meeting di sekolah ane *eeh, lho?* Iyaa, class meeting tuh diisi sama kegiatan tanding olahraga. Ada tanding voli cowok/cewek, takraw cowok, dan three on three basket cowok/cewek. Nah, untuk voli cewek, kelas ane dapat juara 2 (9^▽^)9 Alhamdulillah yaa :D
Ane secara kebetulan *haha* ikut three on three basket *eciecie* ... So, ditengah teriknya cuaca Pekanbaru siang tadi, ane dan 2 orang lagi, Mala dan Ayu WH turun ke lapangan basket sekolah secara dadakan :D -_-" .... Walhasil, kami kalah dengan skor 10-2 melawan kelas XI IPA 4 (kelas ane X IPA 1). Yaah, gak apalah dari pada 0. Dan kami pun main have fun aja, menang oke, kalah yoo weeiiss ora opo... Dan lagi, kami main gak make aturan *gubrak* yang penting masuk dan dapat skor juga sambil ketawa-ketawa di tengah lapangan -_-" .. Malah sampai ditegur sama wasit dan kakak ketua osis yang jadi panitianya. Katanya, "adek ni, ya! Mainnya niat gak sih? Bola tuh dikejar, jangan didiemin gitu doang". Yaa sudahlah, toh cuma have fun dan refreshing aja sih :D
Readmore »»  

Minggu, 20 Mei 2012

Cerpen-Hujan Meteor


Hujan Meteor
Nurul Syifa Wahyuningrum

Bulan sabit berwarna kebiruan menggantung di langit yang gelap. Mei duduk di bingkai jendela kamarnya yang lebar. Mei melempar pandangannya keluar jendela, tampak seberkas cahaya di ujung matanya. Ia pun mendesah lalu mengambi, sesuatu dari dalam saku piyamanya. Benda itu berbentuk seperti botol kecil yang berukuran sekitar dua ruas tulang jari telunjuk, berwarna biru langit, dan dengan tutup yang tersegel kuat. Di dalamnya terdapat permata dengan cahaya warna-warni bagai pelangi. Botol itu dikaitkan pada sebuah rantai kecil. Sambil memegang erat botol kecil itu, Mei teringat akan orang yang memberinya botol itu. Ya, orang itu adalah Lisa, teman masa kecil Mei tujuh tahun lalu. Tapi, tanpa alasan yang jelas dan mendadak, Lisa yang memberikan botol itu lalu menghilang dari hadapannya. Tentu saja Mei bingung karena tak mengetahui apa-apa. Malah ia sempat menganggap Lisa sudah meninggal karena tak ada kabar apapun tentangnya. Ia putus asa. Hanya beberapa kata yang diucapka Lisa sebelum mereka berpisah, saat ia memberi botol kecil itu pada Mei.
“Hehe, aku punya hadiah untukmu” ucap Lisa suatu hari.
“Wah, apa itu? Ulang tahunku ‘kan masih lama” jawab Mei bingung.
“Yaah, ‘gak apa-apa ‘kan? Hadiah nggak mesti pas ulang tahun ‘kan? Nah, ini dia” Lisa menyerahkan bungkusan berwarna oranye dengan garus kuning yang diberi pita berwarna biru.
“Aku buka, ya?” tanya Mei.
“Silahkan...” Lisa memperbolehkan Mei membuka kado tadi.
“Waah, apa ini? Cantiknya!” Mei kagum dengan isi bingkisan itu. Ya, sebuah botol kecil berisi batu permata yang bercahaya putih.
“Hehe, pasangan denganku, nih!” ujar Lisa seraya menunjukkan botol kecil yang sama dengan yang dimiliki Mei.
“Toss!” mereka menyentuhkan kedua botol itu dan terdengar bunyi, “Ting”.
“Lisa, akankah kita masih bisa bertemu lagi?” desah Mei sambil memandang tak tentu di kejauhan.
Bulan itu masih tetap bersinar. Mei menyimpan lagi botol kecil itu di saku piyamanya. Ia beranjak dari jendela kamarnya, beralih ke atas kasur. Ia tertidur.
***
Suatu pagi di kelas Mei...
“Ah, selamat pagi, Mei!” sapa Yuki.
“Selamat pagi juga” jawab Mei yang sedang memperhatikan botol kecil pemberian Lisa di depan matanya.
“Eh, benda apa itu?” tanya Yuki heran melihat botol kecil itu.
“Oh, ini. Ini benda berharga pemberian sahabat masa kecilku. Ia memberiku benda ini tujuh tahun lalu” terang Mei.
“Boleh nggak aku melihatnya?” tanya Yuki.
“Boleh, kok! Ini!” jawab Mei sambil menyerahkan botol itu.
Yuki pun mengambil benda itu dan menatapnya. “Cantik, ya!”. Baru saja ia bilang begitu, ia terpeleset dan terjatuh. Begitu juga botol itu.
“PRANG!” botol itu pecah berkeping-keping, namun tidak dengan permata yang berada di dalamnya.
Mei terperanjat melihatnya. Ia langsung memungut serpihan botol kaca itu. Tanpa pikir panjang, ia berteriak lantang, “Jahat sekali kamu! Ini benda berharga milikku!”
“Ma...Maaf. Aku tidak sengaja menjatuhkannya” jawab Yuki terbata-bata. “Maafkan aku....” Yuki meminta maaf untuk kedua kalinya.
“Kh, sudahlah!” Mei berlari keluar kelas dengan permata dan serpihan botol kaca tadi. Ia meninggalkan Yuki begitu saja sambil menangis.
“T..Tapi...”
***
Bulan pun menggantikan matahari, menggantung di hamparan langit hitam nan luas. Ia ditemani oleh ribuan teman kecilnya yang berkelap-kelip indah. Bulan sudah hampir penuh. Mei membuka jendela kamarnya dan menatap di kejauhan. Angin malam menerpa wajahnya dengan lembut. Ia termenung memikirkan Lisa. Mungkin, ia mulai sedikit melupakannya di SMA ini. Namun, kenangan dengan Lisa dan juga botol kecil itu tetap mengingatkannya. Ia menatap langit yang dipenuhi berbagai rasi bintang. Ada rasi bintang Ursa Major, Ursa Minor, Virgo, dan banyak lagi.
“Rrr...Rrr...Rrr...” handphone Mei yang berlayar sentuh bergetar. Ada pesan masuk. Ia pun membukanya.
“Ah, Yuki ternyata...” ia membaca isi pesan itu. Isinya:
Untuk Mei. Hai Mei, maafkan aku untuk tadi siang. Aku benar-benar tidak bermaksud menjatuhkannya.
-Yuki-
“Kh, sudahlah. Lebih baik aku tak membalasnya” pikir Mei.
Mei melanjutkan lamunannya. Ia teringat, besok malam ada hujan meteor. Hujan meteor itu bisa dilihat dari kotanya. Ia memutuskan untuk melihatnya besok malam di Taman Kota. “Mungkin aku bisa melupakan soal hari ini kalau aku melihat hujan meteor itu” pikir Mei sambil mendesah.
Hari sudah larut, walaupun besok sekolah libur karena libur nasional, Mei tidak mau tidur terlalu malam. Ia pun memutuskan untuk tidur.
***
Waktu menunjukkan jam tujuh malam. Mei mulai bersiap-siap. Ia akan melihat hujan meteor itu malam ini. Sekitar 15 menit kemudian, Mei berangkat dari rumahnya menuju Taman Kota. Angin malam sedikit menusuk kulit malam ini. Karena itu, Mei mengenakan kaos lengan panjang, jaket berlengan pendek, dan celana panjang.
Tepat jam setengah delapan malam, ia sampai di Taman Kota. Ternyata ada beberapa orang disana. “Mungkin mereka ingin melihat hujan meteor itu juga” pikir Mei menatap ke sekitar.
Ia lalu menatap ke langit. Tak lama kemudian langit sudah dipenuhi oleh ratusan meteor yang melesat dari arah barat ke arah timur. “Indah sekali, mungkin bagus kalau difoto” ujar Mei dalam hati seraya mengambil handphonenya dari dalam saku bajunya.
Baru saja ia mau memotret, ia melihat seorang gadis bersyal oranye terduduk di atas kursi roda hendak memotret langit itu juga. Gadis itu pun menoleh ke arah Mei. Mei sangat terkejut. Dia adalah orang yang selama ini dirindukan Mei.
“Kh, Lisaaaa!” teriak Mei sambil berlari. Gadis itu pun terkejut.
“Hah?” katanya, “Siapa kamu?”
Mei memeluk gadis di kursi roda itu. “Ini aku, Mei!” ujar Mei sesenggukan, “Apa kamu lupa?”
“Mei?” gadis itu tetap heran.
“Iya! Aku Mei Hoshigawa. Kamu ingat? Tujuh tahun lalu kamu memberiku permata ini di dalam botol” ucap Mei menunjukkan permata yang ada di dalam botol yang sudah pecah itu. “Tapi, botol itu sudah pecah”
“Eh, benda itu...” ia sepertinya mulai paham. “Mei?” ia ikut menangis. Setelah itu, ia menunjukkan benda yang sama dengan punya Mei.
“Lisaaaaa!” Mei dan Lisa, gadis bersyal oranye itu berpelukan. “Kenapa kamu memakai kursi roda? Apa yang terjadi padamu selama tujuh tahun ini?” tanya Mei tak sabar.
“Hmm” Lisa tersenyum sendu. “Tujuh tahun lalu, aku mengalami kecelakaan. Karena akibat dari kecelakaan itu sangat parah dan membahayakan tubuhku, aku pun dibawa kedua orang tuaku keluar negeri untuk operasi” ia terlihat menahan kesedihan yang amat sangat. “Tapi apa daya, walaupun sudah operasi, aku tetap harus menggunakan kursi roda kemanapun” Lisa terdiam sejenak. “Karena itu aku tak bisa menemuimu selama tujuh tahun ini”.
“Begitukah? Kamu tahu? Aku sangat ingin bertemu denganmu! Karena itu, aku selalu menjaga benda ini” Mei menunjukkan permatanya yang sedang bersinar dengan terangnya.
“Hehe, kalau begitu sama denganku” Lisa menunjukkan juga botolnya. Kedua benda  itu bercahaya warna-warni yang sangat terang, bersamaan.
Mereka berdua tertawa.
Beberapa menit kemudian, Yuki datang ke arah mereka berdua.
“Apa yang kamu lakukan disini??” tanya Mei dengan nada agak tinggi.
“Hmm, sebenarnya aku mau minta maaf soal kemarin di sekolah” ujar Yuki buru-buru. “Aku minta maaf”
“Hmm, yaa sebenarnya nggak masalah sih. Aku maafin, kok” jawab Mei. “Dan juga maaf karena aku berteriak kepadamu dan menuduhmu orang jahat”
“Terima kasih, Mei. Iya, wajar kok kamu berkata begitu. Itu benda berharga milikmu, kan?” balas Yuki dengan nada pelan.
“Iya, itu memang benda berharga. Tapi, ada yang lebih berharga daripada itu...” jawab Mei.
“Apa itu?” tanya Yuki heran.
“Yuki, kenalkan. Ini Lisa. Orang yang memberiku benda itu” ujar Mei seraya mengenalkan Lisa pada Yuki.
Yuki tidak menyadari kalau ada orang lain selain mereka berdua. Ia pun memperkenalkan dirinya pada Lisa dan Lisa juga memperkenalkan dirinya pada Yuki.
“Ooh, aku mengerti!” ujar Yuki tiba-tiba. “Yang lebih berharga itu adalah....” belum sempat Yuki melanjutkan kata-katanya, Mei sudah memotongnya lebih dulu.
“Ya. Persahabatan kita bertiga. Itu lebih berharga dibanding apapun yang ada di dunia ini” ujar Mei melanjutkan kata-kata Yuki.
Yuki menitikkan air matanya.
Mereka bertiga pun melihat hujan meteor itu. Memang sangat indah. Terutama melihatnya bersama sahabat tercinta. Mereka memutuskan untuk saling bersama walau terpisahkan jarak. Itulah makna seorang sahabat sejati.
****

Readmore »»  

Sabtu, 19 Mei 2012

Tomat dan Bunga Matahari

Last week, I went to a shop and found grow kits for tommato and sunflower. Then, I decided to buy each of them. Now, they are starting to bloom their leaves under the sunlight. Like this flower,,,
I drew it for 2 months ago......
Readmore »»  

Jumat, 05 Agustus 2011

Sweet Disposition Lyric

Sweet Disposition-The Temper Trap

Sweet Disposition
Never to soon
Ohh wreck less abandon
Like no ones
Watching you

A moment, a love, a dream, aloud
A kiss, a cry, our rights, our wrongs

So stay there
Cause i'll be coming over
And while our bloods still young
It's so young it runs
We wont stop till it's over
Won't stop to surrender

Songs of desperation
I played them for you

A moment, a love, a dream ,aloud
A kiss, a cry, our rights, ours wrongs

A moment ohh...

So stay there
Cause i'll be coming over
And while our bloods still young
It's so young it runs
We won't stop till its over
Won't stop to surrender

A moment, a love, a dream, aloud
A kiss, a cry, our rights, ours wrongs

[Repeat]
Readmore »»  

Selasa, 21 Juni 2011

Orchid Flower

Hey friends!
Kali ini aku meng-upload foto anggrek yang ada di depan rumahku. Waktu itu, hari minggu pagi di Pekanbaru setelah diguyur hujan. Aku juga kurang tau ini anggrek apa namanya. Kalau ada yang tau, kasih tau yaaa.... :)
Ok, selamat menikmati gambarnya... ^_^
*kalau bingung liat gambarnya, di putar aja 90 derajat ke kanan.

Hello Friends!
This time, I uploaded an orchid pict (picture) in front of my house. It was sunday morning in Pekanbaru after rain. I don't know the name of this orchid too. So, if u know the name, please tell me, okay........ :)
OK, please enjoy my pict.... ^_^
*if u have a little confuse, just rotate it 90 degrees to right.
Readmore »»